The Effectiveness of the Self-Organized Learning Environment (SOLE) Model in Enhancing Students’ Learning Activeness in Fiqh Learning
Abstract
This study examines the impact of the Self-Organized Learning Environment (SOLE) model on students’ learning activeness in Fiqh at MTs Al-Ma’ruf Margodadi. The research emerged from classroom conditions that were largely teacher-centered, with limited technology integration and minimal student participation in discussion and problem-solving. A quasi-experimental design was employed, involving class VIII.B as the control group and VIII.A as the experimental group applying SOLE. Data were collected using a learning activeness questionnaire covering five indicators; 20 items were declared valid, with a reliability coefficient of α = 0.607. This coefficient meets the minimum 0.60 standard considered acceptable by several researchers in social science studies, particularly for context-based instruments. The findings indicate that SOLE significantly enhances students’ participation, especially in questioning, discussion, and problem-solving activities, demonstrating its potential as an effective approach in Islamic Education to cultivate more independent and engaged learners.
Keywords
Fiqh, Learning Activeness, Learning Model, Self-Organized Learning Environment (SOLE), Arabic language learning
References
Aditama, D. A., Astutik, S., Pangastuti, E. I., Kurniawan, F. A., & Apriyanto, B. (2023). Pengaruh model pembelajaran self-organized learning environment (SOLE) berbasis scaffolding terhadap kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar geografi siswa di SMA. JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi), 8(2), 85–91. https://doi.org/10.21067/jpig.v8i2.8301
Agustin, C., & Sitika, A. J. (2025). Analisis faktor yang mempengaruhi keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam di kelas VIII E SMPN 1 Karawang. 32(1), 7–38.
Alawiyah, A., Sukron, J., & Firdaus, M. A. (2023). Penerapan model pembelajaran kooperatif teams games tournament untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa pada pembelajaran pendidikan agama Islam. Fitrah: Journal of Islamic Education, 4(1), 69–82. https://doi.org/10.53802/fitrah.v4i1.188
Andini, S. R., & Fitria, Y. (2021). Pengaruh model RADEC pada pembelajaran tematik terhadap hasil belajar peserta didik sekolah dasar. 5(3), 1435–1443.
Azizah, S. N., & Putra, F. R. (2024). Reframing a self-organized learning environment (SOLE) to accommodate Indonesian EFL students’ learning loss. Journal of Educational Learning and Innovation (ELIa), 4(1), 1–17. https://doi.org/10.46229/elia.v4i1.776
Budyaningsih, I., & Arigiyati, T. A. (2024). Self-organized learning environment (SOLE) untuk meningkatkan hasil dan keaktifan belajar peserta didik dalam pembelajaran IPA. 3(1).
Dimyati, A., Fatra, M., & Hafiz, M. (2024). Pengembangan e-modul media & teknologi pendidikan berbasis self-organized learning environment berorientasi pada literasi digital. Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, 4(3), 1801–1818. https://doi.org/10.51574/jrip.v4i3.2161
Elisa, S., Yanti, Y., & Amriyah, C. (2024). Pengaruh model pembelajaran self-organized learning environment (SOLE) terhadap berpikir kritis peserta didik kelas V SD Negeri 1 Harapan Jaya Bandar Lampung. AR-RIAYAH: Jurnal Pendidikan Dasar, 8(1), 165–176.
Ermita. (2021). Make a-match: Sebuah metode untuk meningkatkan keaktifan siswa. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 4(2), 429–436. https://doi.org/10.30605/jsgp.4.2.2021.1286
Fariha, A. (2021). Pembelajaran SOLE dalam membangun keefektifan belajar pada peserta didik. Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 6(3), 152–157. https://doi.org/10.32585/edudikara.v6i3.245
Fariq, W. M., Murhayati, S., & [Data penulis perlu diklarifikasi]. (2024). Inovasi model self-organized learning environments (SOLE) dalam pembelajaran materi sejarah kebudayaan Islam menuju kurikulum merdeka belajar. Journal of Education and Culture, 2(3), 364–372.
Febriani, A. H., & Faizah, S. N. (2025). Pengaruh model pembelajaran self-organized learning environment terhadap kemandirian belajar sekolah dasar. Ibtidai: Jurnal Kependidikan Dasar, 12(1), 11–26. https://doi.org/10.32678/ibtidai.v12i1.10442
Firdaus, A. H., & Mutmainah, S. (2022). Pembelajaran self-organized learning environment (SOLE) dalam mata pelajaran sketsa jurusan DKV di SMK Al-Ihsan Krian. Jurnal Seni Rupa, 10(4), 1–10.
Fitriyani, T., Nugraha, U., & Sofwan, S. (2023). Meningkatkan keaktifan belajar matematika menggunakan model pembelajaran problem-based learning. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(4), 2450–2456. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i4.1639
Gafrwai, G., & Mardianto, M. (2023). Konsep pembelajaran fikih di madrasah aliyah. Al-Gazali Journal of Islamic Education, 2(1), 79.
Hadi, M. F., Mariono, A., & Kristanto, A. (2022). Pengaruh model project-based learning terhadap keaktifan belajar siswa pada kelas X di MAN 1 Lombok Tengah. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(4), 2992–3001. https://doi.org/10.58258/jime.v8i4.3971
Handayani, D. R. (2023). Pengaruh model self-organized learning environment terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar geografi di SMA. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi, 7(1), 108–117. https://doi.org/10.29408/geodika.v7i1.12231
Hartini, S., Hartati, S. J., & Purnamasari, H. (2024). Pengaruh model pembelajaran self-organized learning environment terhadap keaktifan dan literasi membaca bahasa Inggris siswa kelas VII. 10(23), 908–917.
Hasanah, Z., & Himami, A. S. (2021). Model pembelajaran kooperatif dalam menumbuhkan keaktifan belajar siswa. IRSYADUNA: Jurnal Studi Kemahasiswaan, 1(1), 1–13.
I. Armenia, & Irsadi, A. (2023). Penerapan model pembelajaran self-organized learning environment (SOLE) pada materi perubahan lingkungan untuk meningkatkan hasil belajar kelas X SMA. In Prosiding Seminar Nasional Biologi XI Tahun 2023 FMIPA Universitas Negeri Semarang (pp. 206–210).
Indriani, N. E. P., & Ramadhan, S. (2025). The effect of SOLE (self-organized learning environment) model and reading interest on writing skills. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 17(1), 1186–1198. https://doi.org/10.35445/alishlah.v17i1.6489
Kesumawardani, A. D., Sada, H. J., & Putri, A. Y. (2025). Pengaruh model pembelajaran self-organized learning environment (SOLE) berbantuan Kahoot terhadap berpikir kritis dan kemandirian belajar peserta didik kelas XI. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 301–316.
Kurnia, Y., & Ikhsan, J. (2023). Pengaruh model pembelajaran self-organized learning environment (SOLE) terhadap sikap ilmiah dan hasil belajar kognitif peserta didik pada materi koloid SMA/MA. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(11), 9307–9312. https://doi.org/10.29303/jppipa.v9i11.5277
Lesmana, W., Sutisnawati, A., & Maulana, L. H. (2023). Model pembelajaran kooperatif tipe team assisted individual untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(3), 1305–1308. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i3.5671
Lestari, R. D. (2020). Peningkatan keaktifan bertanya dengan penerapan model pembelajaran SOLE (self-organized learning environments) pada materi gangguan sistem pencernaan siswa kelas V SDN 013 Palaran. 69–73.
Maharani, F., Asrin, & Widodo, A. (2023). Pengaruh model project-based learning terhadap kemampuan belajar siswa. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(2), 426–430.
Manggus, M. Y., Inggo, M. S., Bhena, M. M. O., Weo, M. S., Baka, M. Y., Tai, Y., & Lawe, Y. U. (2023). Implementasi metode ceramah dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas 1 sekolah dasar. Jurnal Citra Pendidikan Anak, 2(1), 82–88. https://doi.org/10.38048/jcpa.v2i1.1545
Mufidah, A., Hadi, N., & Muhammad, F. (2022). Penerapan model pembelajaran PJBL untuk meningkatkan keaktifan belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Cahaya Mandalika, 10(1), 1–52.
Niode, N., Zakaria, P., & Resmawan, R. (2022). Implementasi model pembelajaran self-organized learning environment untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis. Indiktika: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika, 4(2), 62–75. https://doi.org/10.31851/indiktika.v4i2.7615
Nuraini, A. G., Putrie, C. A. R., & Widodo, A. (2024). Pengaruh keaktifan belajar terhadap hasil belajar IPS pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Kota Bekasi. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 4(3), 1351–1359. https://doi.org/10.57250/ajsh.v4i3.710
Prasetyo, A. D., & Abduh, M. (2021). Peningkatan keaktifan belajar siswa melalui model discovery learning di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 1717–1724. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.991
Putri, G., Irwandani, I., & Hidayah, N. (2025). Systematic literature review: The effectiveness of the self-organized learning environment (SOLE) model in science education. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(1), 1–11. https://doi.org/10.26740/jppipa.v10n1.p1-11
Rahayu, A. P. (2021). Penerapan model pembelajaran SOLE (self-organized learning environments) dalam meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris mahasiswa. Jurnal Paradigma, 12, 88–106.
Rahmadani, S., Mufarizuddin, M., & Kusuma, Y. Y. (2023). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi keaktifan belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Muassis Pendidikan Dasar, 2(1), 45–53. https://doi.org/10.55732/jmpd.v2i1.37
Safitri, L., & Murdiyani, N. M. (2022). Efektivitas penerapan model pembelajaran SOLE terhadap kemandirian belajar dan hasil belajar matematika. Jurnal Pedagogi Matematika, 8(1), 101–113.
Suwandi, M. S. D., Asnar, & Warman. (2021). Implementation of the self-organized learning environment (SOLE) model in an effort to increase creativity in learning outcomes in class VIII C civics learning at SMP Negeri 28 Samarinda. Unmul Civic Education Journal, 4(1), 60–67.
Tiara, T. R. Z., & Dena, L. S. (2024). Penerapan media pembelajaran berbasis Kahoot menggunakan model kooperatif teams games tournament untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa. Jurnal Petik, 10(1), 115–127. https://doi.org/10.31980/petik.v10i1.1391
Ula, N. S. S., & Jamilah, M. (2023). Meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas V dengan menggunakan model TGT. Jurnal Pendidikan Guru, 4(3), 194–204.
Wahyuni, N., & Ramadhani, I. D. (2024). Peran guru dalam memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa. Edukasia: Jurnal Pendidikan, 1(September), 53–59.
Wulandari, R., Mustadi, A., & Rahayuningsih, Y. (2021). Pengaruh project-based learning berbantuan lapbook terhadap keaktifan belajar siswa. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 6(2), 300. https://doi.org/10.17977/jptpp.v6i2.14511
Yustiara, D., Kusumastuti, M. N., & Ramdhani, S. (2023). Pengaruh model cooperative learning terhadap peningkatan pemahaman konsep matematika dan keaktifan belajar. Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat, 8(2), 519–534. https://doi.org/10.47200/jnajpm.v8i2.2003
Zukin, A. (2022). Strategi guru PAI dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa. Edukasi: Jurnal Pemikiran Keislaman, 6(1), 15–29. https://doi.org/10.36835/edukais.2022.6.1.15-29
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright
Copyright (c) 2026 Alvia Damayanti, Wan Jamaluddin, Uswatun Hasanah
The author(s) retain full copyright of this work. The copyright holder grants the journal the right of first publication and the right to distribute the work under the terms of the selected open-access license.
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
All published content in Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY NC SA 4.0). This license allows others to share, copy, redistribute, and adapt the work for non-commercial purposes, as long as proper credit is given to the original author(s) and source, and any derivative works are distributed under the same license.
Attribution must include a clear citation of the original work and a statement indicating whether any changes were made. Commercial use is not permitted under this license and there is no additional legal or technological restrictions may be applied. For more information about the license terms and permissible use, please refer to the full license text available here.