Peran Lingkungan Sekolah dan Orang Tua dalam Penguatan Anti Korupsi pada Anak Usia Dini

https://doi.org/10.56113/takuana.v4i4.311

Authors

Institut Agama Islam (IAI) At-Taqwa Bondowoso, Indonesia
×

Ismi Choyrunnisa

Institut Agama Islam (IAI) At-Taqwa Bondowoso, Indonesia

Ismi Choyrunnisa adalah mahasiswa di Institut Agama Islam (IAI) At-Taqwa Bondowoso yang menempuh pendidikan Sarjana pada bidang Manajemen Pendidikan Islam. Saat ini, Ismichoyrunnisa berperan sebagai guru di RA Darul Arifin, dengan fokus pada penguatan nilai-nilai pendidikan karakter pada anak usia dini, khususnya melalui peran lingkungan sekolah dan keterlibatan orang tua dalam pembentukan nilai anti korupsi.

Institut Agama Islam (IAI) At-Taqwa Bondowoso, Indonesia
×

Siti Maulidah Nur Azizah

Institut Agama Islam (IAI) At-Taqwa Bondowoso, Indonesia

Siti Maulidah Nur Azizah adalah mahasiswa di Institut Agama Islam (IAI) At-Taqwa Bondowoso yang menempuh pendidikan Sarjana pada bidang Manajemen Pendidikan Islam. Selain aktif dalam kegiatan akademik, Siti Maulidah juga aktif dalam organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di lingkungan IAI At-Taqwa Bondowoso, dengan minat pada pengembangan pendidikan karakter dan penguatan nilai-nilai sosial dalam dunia pendidikan.

Institut Agama Islam (IAI) At-Taqwa Bondowoso, Indonesia
×

Hilyatul Karimah

Institut Agama Islam (IAI) At-Taqwa Bondowoso, Indonesia

Hilyatul Karimah adalah mahasiswa di Institut Agama Islam (IAI) At-Taqwa Bondowoso yang menempuh pendidikan Sarjana pada bidang Manajemen Pendidikan Islam. Saat ini, Hilyatul Karimah berfokus pada kegiatan akademik dan pengembangan keilmuan di bidang manajemen pendidikan, dengan minat pada penguatan pendidikan karakter dalam konteks lembaga pendidikan.

Abstract

Instilling anti-corruption values ​​from an early age is crucial for building honest, disciplined, and responsible character in children. This study aims to analyze the role of the school environment and parents in instilling anti-corruption values ​​in early childhood at RA Darul Arifin. This study used a descriptive qualitative approach, with the principal, teachers, and parents as subjects. Data were collected through in-depth interviews, observations of learning activities, and documentation studies. Data were then analyzed using interactive analysis techniques that included data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that schools play a key role in instilling the values ​​of honesty, discipline, and responsibility through habituation activities, teacher role models, play-based learning, and the integration of religious activities. Parents play a role in reinforcing these values ​​through role modeling at home, open communication, and monitoring children's behavior. The main challenge comes from the influence of excessive viewing and use of gadgets. The implications of this study suggest that instilling anti-corruption values ​​will be more effective if there is ongoing synergy between schools and families through consistent communication and collaboration.

Keywords


School Environment, Parents, Early Childhood, Anti-Corruption

Author Biographies

Ismi Choyrunnisa, Institut Agama Islam (IAI) At-Taqwa Bondowoso

Ismi Choyrunnisa adalah mahasiswa di Institut Agama Islam (IAI) At-Taqwa Bondowoso yang menempuh pendidikan Sarjana pada bidang Manajemen Pendidikan Islam. Saat ini, Ismichoyrunnisa berperan sebagai guru di RA Darul Arifin, dengan fokus pada penguatan nilai-nilai pendidikan karakter pada anak usia dini, khususnya melalui peran lingkungan sekolah dan keterlibatan orang tua dalam pembentukan nilai anti korupsi.

Siti Maulidah Nur Azizah, Institut Agama Islam (IAI) At-Taqwa Bondowoso

Siti Maulidah Nur Azizah adalah mahasiswa di Institut Agama Islam (IAI) At-Taqwa Bondowoso yang menempuh pendidikan Sarjana pada bidang Manajemen Pendidikan Islam. Selain aktif dalam kegiatan akademik, Siti Maulidah juga aktif dalam organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di lingkungan IAI At-Taqwa Bondowoso, dengan minat pada pengembangan pendidikan karakter dan penguatan nilai-nilai sosial dalam dunia pendidikan.

Hilyatul Karimah, Institut Agama Islam (IAI) At-Taqwa Bondowoso

Hilyatul Karimah adalah mahasiswa di Institut Agama Islam (IAI) At-Taqwa Bondowoso yang menempuh pendidikan Sarjana pada bidang Manajemen Pendidikan Islam. Saat ini, Hilyatul Karimah berfokus pada kegiatan akademik dan pengembangan keilmuan di bidang manajemen pendidikan, dengan minat pada penguatan pendidikan karakter dalam konteks lembaga pendidikan.

References

Akbar, S. A. D., Sabila, H., Nabila, M., Atikah, Z., & Hamido, H. (2024). Peran orang tua dalam literasi antikorupsi pada anak. Academia: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 4(3), 89–94.

Baroroh, U. (2024). Jujur sejak dini: Upaya membangun fondasi antikorupsi pada pendidikan anak usia dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 45–58. https://doi.org/10.37985/murhum.v5i2.962

Fajarrini, U. (2024). SEMAI: Nine anti-corruption values in traditional games as a promotive form in early children. JOYCED: Journal of Early Childhood Education, 4(1), 46–54. https://doi.org/10.14421/joyced.2024.41-05

Parlindungan, G. T., Salean, F. J., Yadewani, D., Bawamenewi, A., Indriani, S., Sadikin, M. R., Ningsih, F., Agustini, S., Apriliawan, D. I., Prihandono, D. E., Hidayah, A., Lobo, F. N., Hallan, M. A., Miasiratni, L. N., Harniwati, H., & Nasution, J. M. U. (2024). Pendidikan karakter dan anti korupsi. Intelektual Manifes Media.

Kurniawan, S., dkk. (2019). Best practice character building: Model, inspirasi dan catatan reflektif. Samudra Biru.

Mardawani. (2020). Praktis penelitian kualitatif: Teori dasar dan analisis data dalam perspektif kualitatif. Deepublish.

Sari, M. N., Abdillah, L. A., Mappanyompa, Asmarany, A. I., Rakhmawati, I., Pattiasina, P. J., Kusnadi, I. H., Hasanuddin, R., Pradana, I. P. Y. B., Rela, I. Z., Isma, A., & Darman. (2024). Metode penelitian kualitatif (konsep & aplikasi). CV Mega Press Nusantara.

Purwanto, A. (2022). Konsep dasar penelitian kualitatif: Teori dan contoh praktis. Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Pendidikan antikorupsi pada pendidikan anak usia dini. Kemdikbud.

Lickona, T. (2013). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.

Suyanto. (2018). Pendidikan karakter untuk anak usia dini. Kencana.

Zubaedi. (2021). Desain pendidikan karakter: Konsepsi dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan (ed. revisi). Kencana.

Dewantara, K. H. (2013). Pendidikan. Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa.

Downloads

Full Text Download

Published

January 21, 2026

How to Cite

Choyrunnisa, I., Nur Azizah, S. M., & Karimah, H. (2026). Peran Lingkungan Sekolah dan Orang Tua dalam Penguatan Anti Korupsi pada Anak Usia Dini. Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, Dan Humaniora, 4(4), 1293–1304. https://doi.org/10.56113/takuana.v4i4.311

License


Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

All published content in Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY NC SA 4.0). This license allows others to share, copy, redistribute, and adapt the work for non-commercial purposes, as long as proper credit is given to the original author(s) and source, and any derivative works are distributed under the same license.

Attribution must include a clear citation of the original work and a statement indicating whether any changes were made. Commercial use is not permitted under this license and there is no additional legal or technological restrictions may be applied. For more information about the license terms and permissible use, please refer to the full license text available here.