Analisis Nilai Pendidikan Islam dalam Buku “Jika Tuhan Maha Kuasa Kenapa Manusia Menderita?” Menyikapi Krisis Iman Gen Z

https://doi.org/10.56113/takuana.v4i3.212

Authors

Institut Agama Islam Negeri Parepare, Indonesia
×

Achmad Suryawijaya

Institut Agama Islam Negeri Parepare, Indonesia

Achmad Suryawijaya adalah mahasiswa pada Program Studi Pendidikan Agama Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare. Memiliki minat yang kuat dalam kajian teologi Islam, khususnya yang berkaitan dengan tema ketuhanan, takdir, dan penderitaan manusia. Selain aktif dalam kegiatan akademik, ia juga gemar menulis dan membaca karya-karya yang mengupas relasi antara iman, rasionalitas, dan pengalaman spiritual dalam kehidupan manusia.

Abstract

This study analyzes the Islamic educational values contained in Ulil Abshar Abdalla’s book “Jika Tuhan Maha Kuasa, Kenapa Manusia Menderita?” (If God Is Almighty, Why Do Humans Suffer?) as a theological response to Generation Z’s faith crisis in the digital era. Using a qualitative descriptive and literature-based approach, this research explores how the concepts of tauhid (divine unity) and ikhlas (sincerity) are presented as essential values in strengthening spiritual awareness and understanding human suffering from an Islamic perspective. The findings reveal that both values serve as the foundation for developing reflective and humanistic Islamic education, guiding individuals to interpret suffering as a means of spiritual growth rather than divine punishment. The study concludes that integrating tauhid and ikhlas within Islamic education can foster resilience, meaning, and faith maturity among modern Muslim youth.

Keywords


Islamic education, theology, tauhid, ikhlas, Generation Z

Author Biography

Achmad Suryawijaya, Institut Agama Islam Negeri Parepare

Achmad Suryawijaya adalah mahasiswa pada Program Studi Pendidikan Agama Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare. Memiliki minat yang kuat dalam kajian teologi Islam, khususnya yang berkaitan dengan tema ketuhanan, takdir, dan penderitaan manusia. Selain aktif dalam kegiatan akademik, ia juga gemar menulis dan membaca karya-karya yang mengupas relasi antara iman, rasionalitas, dan pengalaman spiritual dalam kehidupan manusia.

References

Abdalla, U. A. (2020). Jika Tuhan maha kuasa, kenapa manusia menderita? (A. Khadafi, Ed.; 8th ed.). Buku Mojok.

Ayu, C., Sari, W., Hafsyah, N., Fazela, K., & Nayla, P. (2024). Pemahaman pentingnya tauhid dalam kehidupan umat Islam. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(1), 293–305.

Budianto, M. R. R., Kurnia, S. F., & Galih, T. R. S. W. (2021). Perspektif Islam terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi. Islamika: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 21(1), 55–61. https://doi.org/10.32939/islamika.v21i01.776

Chizanah, L. (2021). Ikhlas = prososial? (Studi komparasi berdasar CAPS). Journal Psikologi Islam, 8(2), 145–163.

Epafras, L., Kaunang, H., Jemali, M., & Setyono, V. (2021). Transitional religiosity: The religion of generation Z. https://doi.org/10.4108/eai.2-11-2020.2305063

Fiqriani, M., Syifaurrahmah, S., Karoma, & Idi, A. (2025). Pendekatan pembelajaran pendidikan Islam untuk generasi Z: Studi literatur tentang inovasi dan tantangan terkini. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 4(2), 372–381.

Idhar, & Nasrullah. (2025). Krisis aqidah di era digital: Tantangan keimanan generasi Z. Al Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam, 11(1), 100–125.

LH, M. R. (2022). Nilai-nilai pendidikan Islam dalam adat pernikahan suku Makassar di Kelurahan Tompobalang Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Islamic Journal: Pendidikan Agama Islam, 1(1), 70–82.

Lismijar. (2017). Pembinaan sikap ikhlas menurut pendidikan Islam. Intelektualita, 5(2), 83–105.

Marwah, S. S., Firdaus, E., & Hermawan, W. (2020). Konsep derajat manusia menurut Al-Quran dalam menanggapi penderitaan. Islamadina: Jurnal Pemikiran Islam, 21(2), 150–165.

Muhammad Zaki Hidayat, & Bashori. (2025). Penafsiran Al-Qur’an tentang resiliensi spiritual generasi Z dalam krisis identitas keagamaan digital. Jurnal Studi Qur’an dan Tafsir, 4(1), 1–27. https://doi.org/10.59005/jsqt.v4i1.659

Mustamin, K. (2020). Konsep Mahabbah Rabi’ah Al-Adawiyah. Jurnal Pemikiran Konstruktif Bidang Filsafat dan Dakwah, 17(1), 66–75.

Downloads

Full Text Download

Published

December 2, 2025

How to Cite

Suryawijaya, A. (2025). Analisis Nilai Pendidikan Islam dalam Buku “Jika Tuhan Maha Kuasa Kenapa Manusia Menderita?” Menyikapi Krisis Iman Gen Z. Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, Dan Humaniora, 4(3), 733–742. https://doi.org/10.56113/takuana.v4i3.212

License


Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

All published content in Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY NC SA 4.0). This license allows others to share, copy, redistribute, and adapt the work for non-commercial purposes, as long as proper credit is given to the original author(s) and source, and any derivative works are distributed under the same license.

Attribution must include a clear citation of the original work and a statement indicating whether any changes were made. Commercial use is not permitted under this license and there is no additional legal or technological restrictions may be applied. For more information about the license terms and permissible use, please refer to the full license text available here.