Internalisasi Nilai Moderasi Beragama dalam Pembelajaran PAI di Sekolah: Respons terhadap Etika Pergaulan Siswa

https://doi.org/10.56113/takuana.v4i3.203

Authors

Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia
×

Aufa Fatchia Rahma

Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia
×

Maesaroh Maesaroh

Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia
×

Nur Azizatul Haqiah

Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia
×

Winda Islamitha Nurhamidah

Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia
×

Sibawaihi Sibawaihi

Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia

Abstract

This study aims to describe how religious moderation values are internalized in Islamic Education (PAI) learning at SMAN 2 Sleman. Strengthening religious moderation is considered crucial to respond to the moral and social challenges experienced by Generation Alpha in today’s digital era. Core values such as tolerance, fairness, and balance need to be cultivated early to build students’ openness and appreciation for diversity. This research applied a qualitative approach with a case study design. Data were obtained through observation, interviews, and documentation, then analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. The results show that the internalization process occurs through teachers’ exemplary behavior, routine practices, and reflective-dialogue-based learning. The process is supported by an inclusive and cooperative school climate, while challenges arise from digital media influences and peer rivalry. Overall, religious moderation in PAI learning contributes significantly to shaping students’ moderate and respectful character in the school environment.

Keywords


Learning, Religious Moderation, SMAN 2 Sleman, Social Ethics, Students

References

Aprilia, P. (2022). Etika pergaulan siswa. Widya Wastara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 2(3).

Fauzi, A., & dkk. (2022). Metodologi penelitian. CV. Pena Persada.

Gunawan, H. (2021). Internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran PAI di SMA Al-Biruni Cerdas Mulia Kota Bandung. Atthulab, 6(1).

Guru PAI. (2025, Oktober). Wawancara [Komunikasi pribadi].

Kamila, A. (2023). Pentingnya pendidikan agama Islam dan pendidikan moral dalam membina karakter anak sekolah dasar. Al Furqan: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 2(5).

Kefi, A., & Lio, S. (2023). Gambaran etika pergaulan siswa dan implikasinya bagi program bimbingan sosial. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(5).

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Tanya jawab moderasi beragama (1st ed.). Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.

Marzuki. (2017). Pendidikan karakter Islam (2nd ed.). Amzah.

Muslimah, K. (2023). Integrasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran peradaban Islam. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2).

Putra, F., & Fauzi, M. (2024). Integrasi nilai-nilai moderasi dan toleransi dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Fikrah: Journal of Islamic Education, 8(2).

Rahmat, A. (2014). Pengantar pendidikan: Teori, konsep, dan aplikasi. Gorontalo Ideas Publishing.

Romlah, S., & Rusdi, R. (2023). Pendidikan agama Islam sebagai pilar pembentukan moral dan etika. Al-Ibrah: Jurnal Pendidikan dan Keilmuan Islam, 8(1).

Sirojuddin, A., & Hairunnisa. (n.d.). Integrasi nilai moderasi beragama dalam pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam: Tinjauan prosedural dan filosofis. Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan, 9(1), 2025.

Siswa. (2025, 24 Oktober). Wawancara [Komunikasi pribadi].

Susiyanto, & Sudarto. (2021). Penggunaan metode internalisasi dalam pembelajaran ilmu akhlak dalam naskah Serat Kidung Sesingir karya Pakubuwono IX. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2).

Tim Penyusun. (2019). Tanya jawab moderasi beragama. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.

Tim Redaksi. (2025). Kasus perundungan siswa SMPN di Blitar saat MPLS, pakar pendidikan UM Surabaya: Cerminan gagalnya sistem pengawasan sekolah. UM Surabaya.

Wardani, & Hestiningtyas, W. (2020). Internalisasi nilai-nilai pendidikan berbasis karakter melalui kegiatan orientasi anggota baru UKK Pramuka tahun 2020. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2).

Wati, E. (2023). Dampak modernisasi terhadap sopan santun generasi milenial. Seminar Nasional Paedagoria, 3, 66–72.

Downloads

Full Text Download

Published

December 1, 2025

How to Cite

Rahma, A. F., Maesaroh, M., Haqiah, N. A., Nurhamidah, W. I., & Sibawaihi, S. (2025). Internalisasi Nilai Moderasi Beragama dalam Pembelajaran PAI di Sekolah: Respons terhadap Etika Pergaulan Siswa. Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, Dan Humaniora, 4(3), 702–713. https://doi.org/10.56113/takuana.v4i3.203

License


Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

All published content in Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY NC SA 4.0). This license allows others to share, copy, redistribute, and adapt the work for non-commercial purposes, as long as proper credit is given to the original author(s) and source, and any derivative works are distributed under the same license.

Attribution must include a clear citation of the original work and a statement indicating whether any changes were made. Commercial use is not permitted under this license and there is no additional legal or technological restrictions may be applied. For more information about the license terms and permissible use, please refer to the full license text available here.