Belajar Sebagai Jalan Menuju Kemerdekaan: Studi Analisis Konsep Pendidikan Ki Hajar Dewantara

https://doi.org/10.56113/takuana.v4i3.191

Authors

Universitas Bakti Indonesia, Indonesia
×

Hanin Fathan Nurfina Istiqomah

Universitas Bakti Indonesia, Indonesia

Hanin Fathan Nurfina Istiqomah, M.Ed. adalah Dosen di Universitas Bakti Indonesia, yang mengkhususkan diri dalam bidang Pendidikan khususnya sains dan STEM.   Dia memegang gelar Master of Education di bidang Pendidikan Sains dari Universiti Teknologi Malaysia.

SMAN 4 Tualang, Indonesia
×

Veni Sofia

SMAN 4 Tualang, Indonesia

Veni Sofia adalah guru di SMA Negeri 4 Tualang yang mengkhususkan diri dalam bidang Pendidikan Agama Islam. Dia menggelari gelar Sarjana Tarbiyah dan Keguruan dari Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
×

Yelykha Henirayuza Nasution

Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

Yelykha Henirayuza Nst adalah alumni dari Magister Pendidikan Biologi dari Universitas Negeri Yogyakarta

STAI Bhakti Persada Majalaya Bandung, Indonesia
×

Muh Irfan Ali

STAI Bhakti Persada Majalaya Bandung, Indonesia

Muh Irfan Ali, S.Pd.I., M.Pd., C.DT., C.ET. dosen di STAI Bhakti Persada Majalaya Bandung gelar M.Pd. bidang pendidikan agama Islam di Universitas Islam Nusantara

Universitas Jambi, Indonesia
×

Mar’atun Sholiha

Universitas Jambi, Indonesia

Mar’atun Sholiha adalah Dosen di Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi yang mengkhususkan diri dalam bidang Pendidikan, Bahasa dan Sastra serta Pendidikan Agama Islam pada Strata Satu Universitas Jambi.

Google Scholar: https://scholar.google.com/citations?user=-7W3oT0AAAAJ

Universitas Jambi, Indonesia
×

Salman Hasani

Universitas Jambi, Indonesia

Salman Hasani adalah dosen asisten ahli di Universitas Jambi, yang mengkhususkan diri dalam bidang Ilmu Pendidikan terutama Pendidikan Bahasa Arab dan Pendidikan Agama Islam. Memegang gelar magister di bidang Pendidikan Agama Islam/ Pendidikan Bahasa Arab dari Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Abstract

Learning, according to Ki Hajar Dewantara, is not merely an effort to acquire knowledge, but a continuous process of guiding human potential toward the realization of freedom and wholeness. This study aims to analyze Ki Hajar Dewantara’s educational concept, emphasizing the philosophical foundations of learning as a path to human liberation. Using a library research method, this paper explores the principles underlying Dewantara’s thought, including the principles of independence, natural law (kodrat alam), and culture, which serve as the basis for forming a free and responsible human being. The findings reveal that learning, in Dewantara’s view, functions as a moral and intellectual guide that leads individuals toward the highest form of happiness and harmony, becoming manusia merdeka, or liberated humans. This concept remains profoundly relevant in the context of modern education, particularly in the era of Society 5.0, where technological progress must be balanced with humanistic and ethical awareness. The study further provides a theoretical contribution by reaffirming the urgency of human-centered education and offers practical insights for redesigning 21st-century learning to cultivate independence, critical consciousness, and moral responsibility.

Keywords


Educational Philosophy, Freedom, Human Liberation, Ki Hadjar Dewantara, Learning

Author Biographies

Hanin Fathan Nurfina Istiqomah, Universitas Bakti Indonesia

Hanin Fathan Nurfina Istiqomah, M.Ed. adalah Dosen di Universitas Bakti Indonesia, yang mengkhususkan diri dalam bidang Pendidikan khususnya sains dan STEM.   Dia memegang gelar Master of Education di bidang Pendidikan Sains dari Universiti Teknologi Malaysia.

Veni Sofia, SMAN 4 Tualang

Veni Sofia adalah guru di SMA Negeri 4 Tualang yang mengkhususkan diri dalam bidang Pendidikan Agama Islam. Dia menggelari gelar Sarjana Tarbiyah dan Keguruan dari Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Yelykha Henirayuza Nasution, Universitas Negeri Yogyakarta

Yelykha Henirayuza Nst adalah alumni dari Magister Pendidikan Biologi dari Universitas Negeri Yogyakarta

Muh Irfan Ali, STAI Bhakti Persada Majalaya Bandung

Muh Irfan Ali, S.Pd.I., M.Pd., C.DT., C.ET. dosen di STAI Bhakti Persada Majalaya Bandung gelar M.Pd. bidang pendidikan agama Islam di Universitas Islam Nusantara

Mar’atun Sholiha, Universitas Jambi

Mar’atun Sholiha adalah Dosen di Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi yang mengkhususkan diri dalam bidang Pendidikan, Bahasa dan Sastra serta Pendidikan Agama Islam pada Strata Satu Universitas Jambi.

Google Scholar: https://scholar.google.com/citations?user=-7W3oT0AAAAJ

Salman Hasani, Universitas Jambi

Salman Hasani adalah dosen asisten ahli di Universitas Jambi, yang mengkhususkan diri dalam bidang Ilmu Pendidikan terutama Pendidikan Bahasa Arab dan Pendidikan Agama Islam. Memegang gelar magister di bidang Pendidikan Agama Islam/ Pendidikan Bahasa Arab dari Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

References

Achadi, M. W. (2018). Pendidikan Islam dalam Sistem Pendidikan Nasional. Al Ghazali, 1(2), 152–167.

Afendi, A. H. (2016). Al-Islam Studi Al-Qur’an (Kajian Tafsir Tarbawi). Deepublish.

Ahmad, D. (1989). Marimba. Pengantar Filsafat Pendidikan Islam. Cet. VIII: Bandung: PT. Al-Ma' arif.

Ali, M. (2010). Reinvensi Pendidikan Muhammadiyah. Al-Wasat Publishing House.

Bungin, B. (2007). Penelitian kualitatif: komunikasi, ekonomi, kebijakan publik, dan ilmu sosial lainnya (Vol. 2). Kencana.

Darwis, A. (2020). Teknik Penulisan Skripsi Pendidikan Agama Islam. Pekanbaru: Cahaya Firdaus.

Dewantara, B. S. (1989). 100 Tahun Ki Hajar Dewantara. Pustaka Kartini.

Dewantara, K. H. (1977). Bagian pertama pendidikan. Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa, 1, 215.

Dimyati, M. (2006). Belajar dan pembelajaran. Rineka Cipta.

Hadjar Dewantara, K. (2010). Menuju Manusia Merdeka. Leutika Books.

Harahap, H., & Dewantara, B. S. (1980). Ki Hajar Dewantara dan kawan-kawan, ditangkap, dipenjarakan dan diasingkan. Gunung Agung.

Sugiono. (1989). Ki Hajar Dewantara Dalam Pandangan Cantrik Dan Mancantriknya. Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa.

Hariyadi, K. (1989). Ki Hajar Dewantara sebagai Pendidik, Budayawan, Pemimpin Rakyat, dalam Buku Ki Hajar Dewantara dalam Pandangan Para Cantrik dan Mentriknya. MLTS.

Harun, S. (2022). Pembelajaran di Era 5.0. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar.

Rahardjo, S., & Ki, B. S. (2009). Ki Hajar Dewantara, 1889-1959. Garasi.

Sangadji, E. M., & Sopiah, S. (2010). Metodologi Penelitian Pendekatan Praktis dalam Penelitian. CV Andi Offset.

Soeratman, D. (1989). Ki Hajar Dewantara. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Sejarah dan Nilai

Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D.

Sukmadinata, N. S. (2007). Metodologi penelitian pendidikan. Remaja Rosda Karya.

Teknowijoyo, F., & Marpelina, L. (2021). Relevansi Industri 4.0 dan Society 5.0 Terhadap Pendidikan di Indonesia. Educatio, 16(2), 173–184.

Thohir, M. M. Bin. (2021). Kepemimpinan Ki Hadjar Dewantara dalam Manajemen Dakwah. Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam, 7(2), 367–392.

Yanuarti, E. (2017). Pemikiran pendidikan ki. Hajar dewantara dan relevansinya dengan kurikulum 13. Jurnal Penelitian, 11(2), 237–265.

Zahara, I. (1981). Dasar-dasar pendidikan. Usaha National.

Zed, M. (2004). Metode peneletian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Full Text Download

Published

November 19, 2025

How to Cite

Istiqomah, H. F. N., Sofia, V., Nasution, Y. H., Ali, M. I., Sholiha, M., & Hasani, S. (2025). Belajar Sebagai Jalan Menuju Kemerdekaan: Studi Analisis Konsep Pendidikan Ki Hajar Dewantara. Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, Dan Humaniora, 4(3), 445–455. https://doi.org/10.56113/takuana.v4i3.191

License


Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

All published content in Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY NC SA 4.0). This license allows others to share, copy, redistribute, and adapt the work for non-commercial purposes, as long as proper credit is given to the original author(s) and source, and any derivative works are distributed under the same license.

Attribution must include a clear citation of the original work and a statement indicating whether any changes were made. Commercial use is not permitted under this license and there is no additional legal or technological restrictions may be applied. For more information about the license terms and permissible use, please refer to the full license text available here.