Kurikulum berbasis moral dan tujuan pendidikan Islam perspektif Harun Nasution

https://doi.org/10.56113/takuana.v4i2.154

Authors

STIT Tunas Bangsa Banjarnegara, Indonesia
×

Andri Sungkowo

STIT Tunas Bangsa Banjarnegara, Indonesia

Andri Sungkowo, M.Pd.I adalah salah satu dosen di program studi Manajemen Pendidikan Islam pada STIT Tunas Bangsa Banjarnegara dengan latar belakang riset Pendidikan Islam.

Institut Pembina Rohani Islam Jakarta, Indonesia
×

Encep Sehabudin

Institut Pembina Rohani Islam Jakarta, Indonesia

Encep Sehabudin, M.Pd.I adalah salah satu dosen di program studi Pendidikan Agama Islam pada Institut Pembina Rohani Islam Jakarta dengan latar belakang riset Pendidikan Islam.

MAN 1 Kota Pekanbaru, Indonesia
×

Syaiful Dinata

MAN 1 Kota Pekanbaru, Indonesia

Syaiful Dinata, M.Pd. adalah salah satu guru di MAN 1 Kota Pekanbaru dengan latar belakang riset Pendidikan Islam.

UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Indonesia
×

Hatta Hatta

UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Indonesia

Hatta, S.Pd.I., M.Pd., I. adalah salah satu dosen di program studi Pendidikan Agama Islam pada Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember dengan latar belakang riset Pendidikan Islam.

Universitas PGRI Yogyakarta, Indonesia
×

Ayunda Silvia Dewi Ernawan

Universitas PGRI Yogyakarta, Indonesia

Ayunda Silvia Dewi Ernawan, S.Pd. adalah salah satu mahasiswa di program studi Pendidikan Dasar pada Universitas PGRI Yogyakarta dengan latar belakang riset Pendidikan.

Universitas Khairun, Indonesia
×

Fatoni Achmad

Universitas Khairun, Indonesia

Fatoni Achmad, M.Pd.I. adalah salah satu dosen di program studi Pendidikan Anak Usia Dini pada Universitas Khairun dengan latar belakang riset Pendidikan Islam.

Abstract

This study aims to analyze the objectives of Islamic education and its curriculum from Harun Nasution’s perspective using a library research method through books and scientific journals. The findings show that Harun Nasution’s thoughts on the Islamic education curriculum are progressive and systematic, emphasizing spiritual, moral, intellectual, and social harmony. He proposed a phased curriculum suited to students’ cognitive, emotional, and spiritual growth, beginning with introducing basic values and moral formation in early education and culminating in broader religious understanding and social responsibility at higher levels. The foundation of this curriculum lies in placing morality at the center, stressing that religious education is not merely knowledge transfer or ritual practice but should shape strong character and tolerance. Harun highlighted rationality, causality, and guidance from the Qur’an and Sunnah, rejecting fatalism. Its success depends on ideal educators knowledgeable, exemplary, and adaptive, capable of integrating spirituality, reason, and social competence to form holistic individuals relevant to modern challenges.

Keywords


Harun Nasution, Islamic education, moral-based curriculum

Author Biographies

Andri Sungkowo, STIT Tunas Bangsa Banjarnegara

Andri Sungkowo, M.Pd.I adalah salah satu dosen di program studi Manajemen Pendidikan Islam pada STIT Tunas Bangsa Banjarnegara dengan latar belakang riset Pendidikan Islam.

Encep Sehabudin, Institut Pembina Rohani Islam Jakarta

Encep Sehabudin, M.Pd.I adalah salah satu dosen di program studi Pendidikan Agama Islam pada Institut Pembina Rohani Islam Jakarta dengan latar belakang riset Pendidikan Islam.

Syaiful Dinata, MAN 1 Kota Pekanbaru

Syaiful Dinata, M.Pd. adalah salah satu guru di MAN 1 Kota Pekanbaru dengan latar belakang riset Pendidikan Islam.

Hatta Hatta, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Hatta, S.Pd.I., M.Pd., I. adalah salah satu dosen di program studi Pendidikan Agama Islam pada Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember dengan latar belakang riset Pendidikan Islam.

Ayunda Silvia Dewi Ernawan, Universitas PGRI Yogyakarta

Ayunda Silvia Dewi Ernawan, S.Pd. adalah salah satu mahasiswa di program studi Pendidikan Dasar pada Universitas PGRI Yogyakarta dengan latar belakang riset Pendidikan.

Fatoni Achmad, Universitas Khairun

Fatoni Achmad, M.Pd.I. adalah salah satu dosen di program studi Pendidikan Anak Usia Dini pada Universitas Khairun dengan latar belakang riset Pendidikan Islam.

References

Alparadi, M. (2011). Analisis pemikiran Harun Nasution tentang pembelajaran pendidikan agama Islam di perguruan tinggi Islam. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Anwar, S. S. (2021). Kurikulum majlis taklim:(fiqih-tauhid-tasawuf). PT. Indragiri Dot Com.

Arbi, Z. F., & Amrullah, A. (2024). Transformasi sosial dalam pendidikan karakter di era digital: Peluang dan tantangan. Social Studies in Education, 2(2), 191–206.

Dinata, S. (2021). Pemikiran Harun Nasution (religius-rasional) tentang pendidikan Islam. An-Nida’, 45(2), 23–47.

Dinata, S., & Achadi, M. W. (2023). Ki Hajar Dewantara’s learning concepts & Kadar M. Yusuf’s and its relevance in the era of society 5.0. Syaikhuna: Jurnal Pendidikan Dan Pranata Islam, 14(01), 52–70.

Dinata, S., Latipah, E., & Izzah, I. (2023). Analysis of Islamic education objectives and curriculum in the perspective of Harun Nasution & Fazlur Rahman. Pakar Pendidikan, 21(1), 15–27.

Dongoran, R., & Siregar, M. (2025). Pemikiran Harun Nasution (religius-rasional) tentang pendidikan Islam dan relevansinya dengan dunia pendidikan Islam kontemporer. Shaf: Jurnal Sejarah, Pemikiran dan Tasawuf, 2(2), 82–91.

Firdaus, S. U. T. (2017). Pembaharuan pendidikan Islam ala Harun Nasution (sebuah refleksi akan kerinduan “keemasan Islam”). Jurnal El-Furqania, 05(02), 166-184.

Kasmiati. (2019). Pembaharuan pendidikan Islam Harun Nasution (kajian filsafat pendidikan). Scolae: Journal of Pedagogy, 2(2), 266–271.

Mujani, S. (1996). Islam Rasional gagasan dan pemikiran Harun Nasution. Mizan.

Mulyati, S.(2004). Tarekat-Tareakt Mu’tabarah. Prenanda Media Group.

Ngongo, V. L., Hidayat, T., & Wiyanto, W. (2019). Pendidikan di era digital. Prosiding Seminar Nasional Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang. 628-638.

Norafiza, S., Nur’aina, N., & Harahap, N. (2025). Konsep pembaharuan pendidikan di Indonesia perspektif Harun Nasution dan Nurcholish Madjid. Jurnal Al-Kifayah: Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 4(1), 1–15.

Salim, A., Hermawan, W., Bukido, R., Umar, M., Ali, N., Idris, M., Willya, E., Mubarok, A. Z. S., Rasyid, A. F., & Yusuf, N. (2023). Moderasi beragama: Implementasi dalam pendidikan, agama dan budaya lokal. Penerbit Selaras Media Kreasindo.

Surawardi, S., Syarif, A., Nashiruddin, M., Sami, M. S., & Syahbana, S. J. (2025). Meretas pemikiran Harun Nasution dalam perspektif pendidikan Islam kekinian sebagai upaya menghadapi persaingan global era 5.0. Addabana: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 8(1), 27–38.

Suwendra, I. W. (2018). Metodologi penelitian kualitatif dalam ilmu sosial, pendidikan, kebudayaan dan keagamaan. Nilacakra.

Downloads

Full Text Download

Published

September 2, 2025

How to Cite

Sungkowo, A., Sehabudin, E., Dinata, S., Hatta, H., Ernawan, A. S. D., & Achmad, F. (2025). Kurikulum berbasis moral dan tujuan pendidikan Islam perspektif Harun Nasution. Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, Dan Humaniora, 4(2), 274–282. https://doi.org/10.56113/takuana.v4i2.154

License


Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

All published content in Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY NC SA 4.0). This license allows others to share, copy, redistribute, and adapt the work for non-commercial purposes, as long as proper credit is given to the original author(s) and source, and any derivative works are distributed under the same license.

Attribution must include a clear citation of the original work and a statement indicating whether any changes were made. Commercial use is not permitted under this license and there is no additional legal or technological restrictions may be applied. For more information about the license terms and permissible use, please refer to the full license text available here.